Cinta (bagian 1)……
Suatu pagi yang indah dan sejuk…telepon berdering. ternyata dari seseorang yang bisa menyejukkan hatiku
. Kemudian berlanjut kepada cerita-cerita tentang keseharian dan diskusi hangat pun dimulai.
Ada sebuah kisah unik yang saya dapatkan, yang mudah2an dapat menjadi inspirasi dan dapat diambil hikmahnya. Sesuai dengan judulnya, cerita ini tentang dua anak manusia. Mereka berdua berjuang melalui lika-liku hidup yang berlika-liku , karena hidup itu penuh lika-liku. lika-liku hidupnya seputar perasaan yang diberikan oleh Sang Maha Kuasa. Cinta….ya perasaan ini hampir menghinggapi setiap insan manusia yang memang diberikan oleh Sang Maha Kuasa untuk dapat dikelola dan menjadi jalan kebahagiaan.
Dua teman saya ini terlibat dalam sebuah perasaan cinta. saling memberi dan menerima. Sampai-sampai mereka bisa memiliki dunia ini, karena yang lain pada ngontrak hehehe…..Sampailah pada suatu ketika sang wanita ingin memperkenalkan pujaan hatinya kepada orang tuanya. Dan berangkatlah sang arjuna dengan harapan dia bisa memenuhi harapan sang orang tua. Singkat cerita perjalanan tidak selalu mulus sesuai harapan manusia, sang arjuna terpaksa harus menghadapi suatu ujian besar yang menghadang. Dia harus mengakui kenyataan bahwa dia belum mampu untuk meyakinkan sang orang tua, bahwa dialah yang terbaik sesuai dengan pilihan putrinya.
Tapi arjuna tak patah arang….dia terus menerus memperbaiki dirinya. dengan harapan cita-citanya terpenuhi, yaitu mampu membahagiakan orang yang dia cintai. lambat laun seiring berjalannya waktu, perubahan pun terjadi. sang arjuna semakin berubah baik, tapi sang orang tua belum juga merestui. arjuna berjuang lagi tanpa kenal lelah. suatu ketika, ada sebuah peristiwa. Sang ibunda arjuna jatuh sakit dan harus dirawat di sebuah rumah sakit. sang arjuna dengan setia menemani dan merawat ibunda tercinta dengan sepenuh hati. dibantu pula oleh seorang perawat yang baik hati dan melayani sang ibunda arjuna dengan penuh perasaan. Sang ibunda senang sekali dengan perlakuan perawat yang baik hati. Hati ibunda tersbut pun jatuh hati padanya. Terucaplah pada sang arjuna bahwa ibunda mengharapkan ananda tercinta untuk bisa membahagiakan ibundanya dengan cara mempersunting sang perawat baik hati. sang arjuna pun menyanggupi, untuk ibunda tercintanya apa saja akan dia lakukan.
Singkat cerita, sang arjuna pun mengikuti permintaan ibundanya. hari berganti hari arjuna pun sudah mulai dekat dengan sang perawat baik hati bahkan sudah mendapat persetujuan dari orang tua perawat yang baik hati yang tentunya orang tua tersebut juga baik hatinya seperti anaknya sang perawat baik hati
. Namun keadaan berubah kembali…entah mengapa sang arjuna merasa tidak bisa membohongi perasaannya, bahwa ada yang lain di hatinya. ada seseorang yang dia puja selama ini. ………..(continued)
